Fakta Menarik Tentang Kopi Robusta

Kopi Robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898. Coffee Lovers mungkin ada yang sangat menyukai kopi Robusta. Tahukah Robusta berasal dari kata “robust” yang artinya kuat. Sesuai dengan gambaran postur (body) atau tingkat kekentalan yang kuat. Kopi Robusta menarik dunia internasional karena ditanam di daerah tropis yang basah dengan budidaya yang intensif dan memiliki citarasa yang luar biasa.

Dari sisi komposisi, kopi Robusta mencapai hampir 83% dari total produksi kopi Indonesia, sedangkan 17% sisanya adalah Arabika. Ini berarti kopi ini jumlahnya 5 kali lebih banyak. Menariknya, pada tahun 2012, 70% dari total produksi biji kopi Indonesia diekspor ke Jepang, Afrika Selatan, Eropa Barat, dan Amerika Serikat. Hampir semua kopi dari seluruh Indonesia disukai oleh pecinta kopi di dunia, termasuk kopi Robusta Indonesia.

Kadar keasaman kopi robusta lebih ringan, namun kadar kafein kopi Robusta lebih tinggi daripada kopi Arabica. Body atau rasanya lebih kuat dibanding dengan kopi Arabica. Body ini bisa dianalogikan seperti kita membandingkan air, teh, dan kopi. Rasa air itu ringan tidak ada apa-apanya, teh mulai ada rasanya lebih oke, lebih nendang lagi kopi. Kopi Robusta ini memiliki body yang lebih kuat dibanding Arabica.

Meski teksturnya kasar, tapi rasanya lebih moderat dalam arti tidak terlalu pahit juga tak terlalu asam. Robusta bahkan dapat tumbuh pada daratan rendah yaitu sekitar 700 meter di atas permukaan laut (MDPL) dengan jumlah biji kopi yang dihasilkan lebih banyak dibanding Arabika.

Kopi Robusta sangat cocok ditanam di daerah tropis yang basah. Dengan budidaya yang intensif, kopi jenis ini akan mulai berbuah pada umur 2,5 tahun. Pertumbuhan Robusta biasanya diawali dengan tumbuhnya bunga pada ketiak cabang primer. Pada setiap ketiak tersebut terdapat 3-4 kelompok bunga yang mekar pada musim kemarau. Berbeda dengan Arabika, bunga Robusta ini melakukan penyerbukan silang secara alami. Produksi kopi Robusta lebih mudah dilakukan sehingga kita bisa menikmati kopi kapan saja di mana saja di Indonesia.

%d bloggers like this: